Google Doodle Hari Ini Rayakan Hari Ayah di Indonesia

Google ikut merayakan Hari Ayah di Indonesia. Raksasa internet tersebut memajang sebuah doodle khusus di laman pencariannya pada hari ini, Sabtu (12/11/2016).

Desain doodle hari ini menampilkan gambar dua pasang sepatu yang diletakkan bersampingan. Di sebelah kiri, tampak sepatu pantofel berwarna coklat milik sang ayah. Sedangkan, di sebelah kanan, ada sepatu kets berwarna merah milik anak.

Kedua sepatu tersebut digambarkan berada di atas sebuah alas kaki berwarna coklat bertuliskan “Google”. Sepatu pantofel milik ayah menutupi huruf “o” dari nama Google.

Tak bisa dimungkiri bahwa Hari Ayah memang tidak sepopuler Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember. Menurut laman Wikipedia, Hari Ayah baru dideklarasikan oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono di Solo pada 12 November 2006.

Uniknya, Hari Ayah di Indonesia digagas oleh sekumpulan wanita yang tergabung dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).

Berdasarkan laporan dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Sumenep, PPIP menggelar deklarasi Hari Bapak Nasional di Pendapa Gede Balai Kota Solo yang dihadiri ratusan orang dari berbagai kelompok masyarakat karena PPIP dikenal sebagai komunitas komunikasi lintas agama.

Deklarasi serupa juga digelar pada saat yang sama oleh beberapa anggota PPIP lainnya di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Ketua PPIP, Gress Raja, gagasan dideklarasikannya Hari Ayah karena ayah merupakan bagian dari keluarga yang juga memegang peranan sangat penting dalam pembentukan karakter keluarga.

Pasalnya, keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak memberikan pengaruh positif yang signifikan.

Hari Ayah di Indonesia sendiri berbeda dari negara lain. Di Amerika Serikat serta lebih dari 75 negara lain, seperti Kanada, Jerman, Italia, Malaysia, dan Singapura, merayakan Hari Ayah pada hari Minggu di pekan ketiga bulan Juni.

Iklan

Ada Hijab di Daftar “Emoji” Terbaru

Konsorsium Unicode, lembaga resmi penyusun sistem pengodean karakter tulisan, telah menyiapkan daftar emoji terbaru. Salah satunya adalah emoji yang menggambarkan wanita berhijab.

Emoji wanita berhijab ini didaftarkan dengan nama “person with headscarf” atau seseorang yang mengenakan kerudung. Tujuan penambahan emoji ini antara lain agar pengguna bisa memakainya untuk mengekspresikan perayaan keagamaan, seperti Ramadhan, atau sebagai aspek religius lain.
Emojipedia
Dalam kotak merah, contoh emoji kepala meledak yang akan masuk ke Unicode 10
Emoji menarik lainnya adalah kepala meledak yang didaftarkan dengan nama “shocked face with exploding head” atau wajah terkejut dengan kepala meledak. Sesuai namanya, tujuan penambahan emoji ini adalah memberi variasi pada ekspresi terkejut.

Baca: Remaja 15 Tahun Ajukan Emoji Hijab

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Blog Emojipedia, Sabtu (12/11/2016), total ada 51 emoji baru yang diajukan untuk tampil dalam Unicode 10.

Selain hijab dan kepala meledak, masih banyak variasi emoji baru. Beberapa di antaranya adalah emoji jerapah, vampir, roti pretzel, pria berjenggot, soda, mata berbintang, UFO, zebra, dan dinosaurus.

Konsorsium Unicode sendiri menerima banyak masukan untuk daftar emoji baru setiap tahunnya. Namun, tentunya tidak semuanya akan diterima. Dari sekian banyak emoji yang diajukan untuk dimuat pada 2017, ada beberapa yang tidak diterima, yaitu almond, daun hijau, wajah dengan bohlam, dan wajah menabrak tembok.

Saat ini, pengguna belum bisa menggunakan emoji baru tersebut. Ke-51 emoji direncanakan baru bisa dipakai pada pertengahan tahun 2017 mendatang.

Sekadar diketahui, Unicode merupakan sebuah standar yang digunakan di industri komputer. Standar ini dibuat agar terjadi konsistensi dalam hal penyandian (encoding), representasi dan penanganan sistem tulisan. Standar yang dipakai saat ini adalah Unicode 9.

Oppo Boyong Psy ke Indonesia

Oppo bakal menggelar konser musik bertajuk “Oppo Selfie Fest” pada Kamis (24/11/2016). Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD.

Pada pergelaran tersebut, Oppo memboyong berbagai nama besar. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah musisi internasional asal Korea Selatan, Psy.

Nama Psy sendiri sejatinya sudah tidak asing lagi di Indonesia. Lagu “GangnamStyle” berhasil menghibur masyarakat Tanah Air dan dunia dalam beberapa tahun belakangan ini.

Peraih penghargaan MTV Europe Music Award 2012 ini tidak hanya dikenal di dunia musik, tetapi juga sangat berpengaruh di dunia maya. Klip lagu “GangnamStyle” yang resmi beredar pada Juli 2012 sudah ditonton lebih dari 2,6 miliar orang di YouTube.

“Psy memberikan kami inspirasi, saat di mana videonya disukai miliaran penggemar di seluruh dunia. Sama seperti tujuan kami untuk menjadi merek smartphone yang sangat disukai penggunanya di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia,” ujar Ivan Lau, CEO Oppo Indonesia, dalam keterangan pers yang KompasTekno terima, Sabtu (12/11/2016).

Selain Psy, turut hadir juga brand ambassador Oppo, seperti Isyana Sarasvati, Chelsea Islan, Reza Rahardian, Chelsea Olivia, dan Robby Purba.

Selain beberapa brand ambassador tersebut, Oppo juga menyuguhkan penampil artis papan atas Indonesia, seperti Sarah Sechan, Geisha, Chakra Khan, dan Maliq & D’essentials.

Vendor smartphone tersebut menggelar acara ini sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas dukungan dealer, media, penggemar Oppo yang disebut O-fans, dan para konsumennya.

Masyarakat Indonesia dapat memperoleh tiket konser ini melalui berbagai aktivitas online yang diselenggarakan Oppo, baik melalui jaringan media sosial Oppo Indonesia maupun beberapa media yang menjalin kerja sama.

Informasi lebih jelas mengenai acara ini dapat dilihat melalui tautan http://www.opponesia.com.

“Kami sangat bersyukur dapat tumbuh dan berkembang di Indonesia selama ini melalui dukungan dealer, media, user, dan penggemar setia kami, O-fans. Perayaan ini merupakan momentum kilas balik di mana kami berusaha mengembangkan dan menghasilkan produk terbaik bagi Indonesia. Kami berkomitmen akan selalu melibatkan peran konsumen dalam setiap produk kami,” tutup Ivan.

Beredar, Bocoran Ponsel-ponsel Baru Motorola untuk 2017

Motorola agaknya tengah bersiap meluncurkan model-model seri ponsel Moto baru untuk tahun depan. Belakangan, sebuah bocoran informasi yang diperoleh dari roadmap Motorola membeberkan model-model mana saja yang akan dirilis pada 2017.

Berdasarkan informasi dari bocoran yang dirangkum KompasTekno dari VR-Zone, Sabtu (11/11/2016), tak semua ponsel Moto tersebut bakal dirancang sendiri oleh Motorola.

Pabrikan smartphone yang berpindah kepemilikan dari Google ke Lenovo itu disebut hanya akan berfokus mengembangkan seri ponsel kelas atas Moto Z dan seri bawah Moto G edisi 2017.

Moto X diperkirakan akan kembali meluncur tahun depan, tapi rancangannya tidak ditangani oleh Motorola. Melainkan Lenovo yang mengakuisisi Motorola pada Oktober 2014 lalu dengan nilai 2,91 miliar dollar AS.

Moto M yang baru saja meluncur diketahui juga didesain dan dikembangkan oleh Lenovo, dengan logo “Lenovo” yang bersanding dengan logo “M” Motorola di kemasannya.

Adapun dua model sisanya, Moto C dan Moto E, disebutkan bakal dikerjakan bersama oleh Lenovo dan ODM pihak ketiga.

Meski begitu, tidak diketahui kapan waktu pasti masing-masing ponsel akan dirilis oleh Motorola.

Di Indonesia, ponsel seri Moto telah hadir kembali lewat model perdana Moto E3 Power yang meluncur beberapa waktu lalu. Belum diketahui model smarpthone Moto mana lagi yang akan dijual di Tanah Air.

Canon PhotoMarathon 2016 Jakarta Dibanjiri 2.000 Peserta

Ajang lomba foto tahunan Canon PhotoMarathon (CPMI) kembali digelar di Jakarta. Arena kompetisi tahun ini bertempat di atrium Epiwalk, Epicentrum, bilangan Kuningan, hari Sabtu (12/11/2016).

Merry Harun, Direktur Divisi Canon PT Datascrip selaku penyelenggara CMPI 2016 sekaligus distributor tunggal produk-produk Canon di Indonesia, mengatakan bahwa jumlah peserta tahun ini lebih besar dibandingkan acara serupa tahun lalu.

“Hingga pendaftaran kami tutup kemarin, sudah tercatat sekitar 1.800 peserta. Jumlah sebenarnya lebih besar lagi karena ada juga peserta yang mendaftar belakangan secara on-the spot. Perkiraan saya, totalnya mencapai 2.000-an orang, karena penghitungan akhir masih terus dilakukan,” kata Merry ketika ditemui KompasTekno di sela acara.

Menurut Merry, dalam penyelenggaraan di Mal @ Alam Sutera tahun lalu, CPMI mengumpulkan peserta sebanyak 1.600 orang. Para peserta di Jakarta kali ini turut datang dari luar kota seperti Bandung.

“Jadi, Canon PhotoMarathon sebenarnya sekaligus menjadi ajang pertemuan dan silaturahmi untuk para peserta yang biasa mengikuti lomba ini,” lanjut dia.

Sebelum acara puncak di Jakarta, CPMI 2016 telah lebih dulu digelar di dua kota lain, yakni di Surabaya dan Yogyakarta, masing-masing pada tanggal 22 Oktober dan 30 Oktober. Di Yogyakarta terkumpul 1.857 peserta, sementara Surabaya sebanyak 683 orang.

Selain kategori umum, CPMI 2016 juga menyediakan kategori khusus yang bisa diikuti oleh pelajar sehingga diharapkan bisa mengakomodir peserta dari semua kalangan dan rentang usia.

Dalam acara di Jakarta, terdapat tiga tema yang dilombakan sebagai materi lomba foto. Tiga juara dari masing-masing tema akan mendapat hadiah berupa kamera DSLR EOS 700D dan EOS 1200D, serta photo trip ke Danau Toba. Akan dipilih juga pemenang umum yang diganjar hadiah kamera DSLR EOS 750D dan photo trip ke Jepang.

Panitia turut memilih tiga pemenang dari kategori pelajar serta juara harapan dari kategori umum dan pelajar sehingga secara keseluruhan terdapat 30 pemenang lomba di Jakarta. Lomba di Yogyakarta dan Surabaya menggunakan mekanisme serupa.

CPMI 2016 merupakan bagian dari Canon PhotoMarathon Asia yang turut digelar di beberapa negara lain di samping Indonesia, termasuk Malaysia, Thailand, Vietnam, Hong Kong, dan India.

Alasan Symantec Caplok Startup Keamanan Blue Coat

Symantec resmi mencaplok startup keamanan asal San Jose, AS, bernama Blue Coat Systems pada Agustus 2016 lalu.

Symantec selama ini dikenal sebagai perusahaan besar di bidang keamanan jaringan enterprise. Lantas, apa alasan Symantec membeli Blue Coat System yang notabene perusahaan startup?

Akuisisi Blue Coat senilai 4,65 miliar dollar AS atau sekitar Rp 62 triliun itu dianggap sebagai pembelian yang sangat berarti bagi Symantec. Menurut Sanjay Rohtagi, Senior Vice President Asia Pasifik dan Jepang Symantec, Blue Coat membuat portofolio produk pihaknya semakin lengkap.

“Akuisisi Blue Coat memberikan kami banyak produk. Tidak ada produk yang saling tumpang tindih (overlap) antara Symantec dan Blue Coat,” tutur Rohtagi kepada KompasTekno di Jakarta, Kamis (10/11/2016) lalu.

Rohtagi menuturkan, salah satu produk yang cukup diincar oleh Symantec adalah keamanan cloud milik Blue Coat. Produk yang satu ini dikatakan sedang banyak dicari oleh perusahaan.

“Keamanan cloud sangat kritikal saat ini. Alasannya, banyak perusahaan yang menggunakan aplikasi cloud, seperti Saleforce.com, Office 365, atau Dropbox, butuh keamanan agar data tidak bocor,” kata Rohtagi.

Selain produk keamanan cloud, Blue Coat memiliki berbagai produk keamanan lain, seperti keamanan jaringan dan situs web.

Integrasi sedang berlangsung

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Symantec baru resmi mengakuisisi Blue Coat pada 1 Agustus 2016 lalu. Relatif masih baru, kedua perusahaan saat ini sedang sibuk melakukan integrasi.

Dalam 3 bulan pembelian pertamanya, menurut Rohtagi, kedua perusahaan mengebut penggabungan Global Inteligence Network atau pusat data keamanan. Keduanya juga sudah menggabungkan produk masing-masing ke satu produk.

“Penting bagi kami untuk secara aktif melakukan integrasi secepatnya,” ujar Rohtagi.

Saat ini, Symantec, ditambah dengan Blue Coat, memiliki total konsumen sebanyak 385.000. Total, ada enam pusat operasi yang beroperasi di seluruh dunia.

Gabungan pendapatan di antara keduanya diklaim menyentuh angka 4,6 miliar dollar AS.

“Kami perusahaan terbesar di dunia keamanan cyber,” pungkas Rohtagi.

Hari Jomblo, Alibaba Cetak Rekor Transaksi Rp 238 Triliun

Tanggal 11 November dimanfaatkan sebagai ajang penjualan online besar-besaran di China oleh Alibaba dalam event bertajuk “Hari Jomblo” alias Singles’ Day.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, raksasa e-commerce tersebut dilaporkan mencatat rekor transaksi terbesar, setidaknya bagi perusahaan itu sendiri. Pada pukul 00.00 waktu setempat, atau penutupan event, jumlah transaksi tercatat mencapai 120,7 miliar RMB (17,78 miliar dollar AS atau sekitar Rp 238,518 triliun).

Laporan BBC yang dirangkum KompasTekno, Sabtu (12/11/2016), menyebutkan bahwa Alibaba sudah berhasil mencatat transaksi senilai 82,2 miliar Yuan (12,1 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 161 triliun) hanya dalam kurun waktu 12 jam sejak ajang resmi dimulai.

Sebagai perbandingan, tahun lalu, Alibaba mencatat rekor transaksi sebesar 14,3 miliar dollar AS secara keseluruhan sepanjang event Hari Jomblo. Pencapaian tahun ini sudah mendekati jumlah tersebut dalam waktu hanya separuhnya.

Alibaba menggelar event Hari Jomblo melalui outlet e-commerce miliknya seperti Taobao dan Tmall. Acara pembukaan di China digelar mewah dengan mendatangkan selebriti seperti Scarlett Johansson, David Beckham, Kobe Bryant, dan One Republic.

Hanya dalam waktu 52 detik setelah dibuka, Alibaba sudah mencatat penjualan senilai 146 juta dollar AS (Rp 1,9 triliun). Enam menit kemudian, angka tersebut membengkak jadi 1,46 miliar dollar AS (Rp 19,4 triliun).

Sebagian besar penjualan, sejumlah 84 persen, disumbang oleh kategori ponsel. Alibaba mengklaim memiliki 400 juta pengguna terdaftar di layanan pembayaran Alipay besutannya.

Di Indonesia, sejumlah retailer online lokal berniat mengikuti kesuksesan Hari Jomblo dengan membuat event belanja serupa.